Ditulis pada 24 Feb 2022 oleh AturToko
Perkembangan dunia marketing terjadi sangat pesat terutama sejak beberapa tahun ke belakang. Ada berbagai faktor pendorong yang menyebabkan perubahan strategi dalam pemasaran, mulai dari perubahan perilaku pelanggan sampai kemajuan teknologi. Omnichannel marketing merupakan salah satu metode pemasaran yang perlu diketahui oleh setiap pengusaha.
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan omni-channel dan bagaimana Anda bisa menerapkannya dalam bisnis? Simak ulasan lengkapnya berikut ini!
Omnichannel marketing adalah integrasi dan kerja sama dari berbagai saluran yang digunakan oleh sebuah perusahaan untuk berinteraksi dengan konsumen. Hal ini dilakukan untuk menciptakan pengalaman merek yang konsisten. Ini termasuk saluran fisik (seperti toko) dan secara digital (lewat situs atau aplikasi).
Tujuan dari strategi pemasaran ini adalah untuk menciptakan pengalaman pengguna yang nyaman sehingga peluang kepuasan akan meningkat. Strategi omni-channel bisa memberi konsumen kesempatan untuk menemukan dan membeli secara online atau langsung ke toko atau perpaduan keduanya (misalnya pesan secara online kemudian ambil di toko). Saat ini, hampir semua perusahaan di berbagai sektor industri memanfaatkan strategi ini termasuk industri kesehatan, ritel, keuangan, teknologi, dan lain sebagainya.
Strategi pemasaran ini memungkinkan tim pemasaran perusahaan untuk bertemu dengan konsumen di mana saja mereka berada lewat pesan yang tepat di waktu yang tepat. Melalui pemasaran omni-channel, bisnis bisa memberikan pengalaman terpadu di sepanjang perjalanan pelanggan, mulai dari awal sampai transaksi.
Omni-channel juga memungkinkan berbagai kegiatan operasional bisnis termasuk transaksi point-of-sale secara langsung dan online, layanan pelanggan lewat saluran digital (seperti email, media sosial dan telepon), serta tatap muka langsung.
Baca juga: Engagement Rate Instagram: Pengertian, Manfaat, Faktor yang Mempengaruhi, dan Cara Meningkatkannya
Strategi omni-channel memungkinkan pengusaha ritel untuk lebih mudah dijangkau, mendorong penjualan dan traffic, serta mengintegrasikan titik kontak digital. Strategi ritel berbasis omni-channel akan meningkatkan pengalaman pelanggan dan menyediakan lebih banyak channel bagi konsumen untuk berbelanja, mulai dari lewat e-commerce, aplikasi, website atau langsung ke toko.
Ada beberapa keunggulan yang bisa Anda peroleh dengan menggunakan strategi pemasaran berbasis omni-channel, yakni:
Omni-channel sering dianggap sama dengan multichannel karena prinsip keduanya yang berusaha menjangkau konsumen dari berbagai platform. Namun, keduanya tidak bisa menggantikan satu sama lain.
Satu perbedaan penting antara keduanya adalah multichannel berfokus untuk menarik pelanggan. Sementara itu, omni-channel berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan. Lewat pemasaran multichannel, perusahaan bisa menyebarkan jaring seluas mungkin sehingga lebih banyak pelanggan potensial yang bisa mereka jangkau.
Sementara itu, omni-channel memperhitungkan bahwa dalam perjalanan pelanggan, mereka bisa menjangkau berbagai saluran. Lewat omni-channel, perusahaan bisa menciptakan pengalaman terbaik saat konsumen berpindah antar-saluran tersebut. Setiap interaksi adalah titik kontak di jalur yang mengarah ke konversi.
Baca juga: Apa Itu Endorse? Bagaimana Cara Kerjanya Sebagai Strategi Pemasaran
Tertarik menggunakan strategi omni-channel untuk bisnis Anda? Simak beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk memulainya berikut ini!
Karena strategi pemasaran ini menggabungkan saluran online dan offline, penting untuk memastikan situs Anda bisa diakses dengan nyaman menggunakan berbagai perangkat yang berbeda, terutama perangkat seluler. Berdasarkan tren e-commerce yang dilansir dari OuterBox, 79% pengguna smartphone melakukan pembelian dengan ponsel mereka dalam 6 bulan terakhir. Dengan memastikan situs Anda nyaman diakses dari semua perangkat, Anda tidak akan kehilangan salah satu kelompok prospek yang Anda targetkan.
Menggunakan strategi omni-channel bukan berarti harus memanfaatkan semua saluran yang ada. Alih-alih, pilihlah kanal tempat pelanggan Anda lebih sering datang. Investasikan waktu dan uang Anda hanya pada saluran yang memang dipakai oleh konsumen Anda.
Saat membangun kampanye omni-channel, penting untuk memetakan perjalanan pelanggan Anda (customer’s journey) dari satu platform ke platform berikutnya. Peta perjalanan yang dimaksud adalah langkah yang dilakukan konsumen sejak mereka pertama kali mendengar brand Anda sampai mereka melakukan pembelian.
Lewat peta perjalanan ini, Anda bisa memastikan bahwa pelanggan merasa nyaman dan lancar menggunakan platform demi platform. Jadi, ketika ada celah yang membuat mereka tetap tidak melakukan pembelian, Anda bisa memperbaikinya.
Selanjutnya, jangan lupa pastikan bahwa konten yang Anda sajikan pada setiap saluran pemasaran sudah sesuai. Misalnya saja, Anda bisa memaksimalkan foto di Facebook dan Instagram. Sementara itu, Youtube atau TikTok akan lebih efisien digunakan untuk pemasaran dengan menggunakan video. Kalau Anda ingin menggunakan teks yang panjang, maka blog dan buletin email adalah opsi terbaik.
Setelah memperoleh leads dari dari berbagai saluran, lakukan pengelompokan konsumen berdasarkan data yang tersedia. Segmentasi bisa dibuat berdasarkan jenis kelamin, jenis barang yang dicari, umur, dan lain sebagainya. Adanya segmentasi akan memudahkan Anda membuat email serta iklan tertarget yang lebih akurat.
Saat ini, akun sosial media seperti Instagram, Facebook, dan TikTok memungkinkan audiens untuk langsung berbelanja lewat postingan dari channel-channel tersebut. Pastikan audiens bisa langsung melakukan checkout setelah mereka selesai melihat konten yang Anda sajikan.
Layanan pelanggan yang baik akan meninggalkan kesan yang baik untuk bisnis Anda, begitu juga sebaliknya. Berdasarkan data dari American Express, satu dari tiga konsumen menyatakan akan berganti brand jika mereka mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan.
Di sinilah pentingnya menyediakan layanan pelanggan lintas channel, mulai dari pesan sosial media, email, hingga telepon. Dengan begitu, pelanggan memiliki banyak pilihan yang akan memudahkan mereka.
Saat ini, sangat mudah menemukan tools yang bisa memaksimalkan kampanye omni-channel Anda. Maksimalkan ini dengan baik; jika perlu, sediakan anggaran khusus. Dengan tools ini, Anda bisa lebih mudah memantau hasil kampanye serta memperluas jangkauan pelanggan Anda.
Salah satu tools yang bisa Anda maksimalkan adalah e-commerce enabler yang disediakan oleh AturToko Tiga produk unggulan yang disediakan mulai dari BuatToko, OmniPos, dan AturToko + akan memudahkan Anda untuk memasarkan produk di marketplace. Konsultasikan kebutuhan bisnismu sekarang juga pada AturToko!